Minggu, 24 September 2017

Geometri dan Pengukuran di SD



TUGAS 1
MATA KULIAH GEOMETRI DAN PENGUKURAN SD


KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN)
KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)
3.   Memahami pengetahuan factual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya makhluk ciptaaan Tuhan dan kegiatannyadan beda – benda yang dijumpainya dirumah dan disekolah.
4.    Menyajikan pengetahuan factual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.
 


KELAS 1 SEMESTER 1

  1. Abdul Ghofar               (15120024)
  2. Mila Pertiwi                  (15120026)
  3. Susilo Bayu M              (15120042)

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN)
KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)
3.6 Mengenal bangun ruang dan
bangun datar dengan
menggunakan berbagai benda
konkret
4.6 Mengelompokkan bangun ruang
dan bangun datar berdasarkan
sifat tertentu dengan menggunakan
berbagai benda konkret
3.7 Mengidentifikasi bangun datar
yang dapat disusun membentuk
pola pengubinan
4.7 Menyusun bangun-bangun datar
untuk membentuk pola
pengubinan

KELAS 1 SEMESTER 2

1.       Atik Budiarti                   (15120010)
2.       Tabah Ratna Wardhani (15120012)
3.       Niken Desy Pratiwi          (15120032)

KOMPETENSI DASAR
KOMPETENSI DASAR
3.8 Mengenal dan menentukan
panjang dan berat dengan satuan
tidak baku menggunakan
benda/situasi konkret
4.8 Melakukan pengukuran panjang
dan berat dalam satuan tidak
baku dengan menggunakan
benda/situasi konkret
3.9 Membandingkan panjang, berat,
lamanya waktu, dan suhu
menggunakan benda/ situasi
konkret
4.9 Mengurutkan benda/kejadian/
keadaan berdasarkan panjang,
berat, lamanya waktu, dan suhu

KELAS 2 SEMESTER 1

1.        Charolina Maya Putri                (15120011)
2         Nawang Wulan                          (15120025)
3.        Upik Dwi Fitrianingsih             (15120036)

KOMPETENSI DASAR
KOMPETENSI DASAR
3.6      Menjelaskan dan menentukan      panjang(termasuk jarak),berat,dan waktu dalam satuan baku,yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
4.6         Menjelaskan dan menentukan panjang(termasuk jarak),berat,dan waktu dalam satuan baku,yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
                                                         
 3.8     Menjelaskan ruas garis dengan
menggunaka nmodel konkret bangun datar dan bangun ruang
                              
4.8   Mengidentifikasi ruas garis dengan menggunakan model konkret bangun datar dan bangun ruang.   


KELAS 2 SEMESTER 2

1.      GARNIS FATMALA                        (15120014)
2.      EKO NUR FATONI                          (15120020)
3.      UMI ATIYAH                                   (15120030)
4.      WAHYU ADI SUSENO                   (15120043)


KOMPETENSI DASAR
KOMPETENSI DASAR
3.9      Menjelaskan bangun datar dan bangun ruang berdasarkan ciri – cirinya.
4.9     mengklasifikasi bangun datar dan bangun ruang berdasarkan cirri – cirinya
3.10 Menjelaskan pola barisan bangun datar dan bangun ruang menggunakan gambar atau benda konkrit
4.10  memprediksi pola barisan bangun datar dan bangun ruang menggunakan gambar atau benda konkrit.

KELAS 3 SEMESTER 1

1.Diah Permatasari        (15120017)
2.Mahmudi                    (15120018)
3.Maya Rimawati         (15120019)
4.Desy Nurlaida K.      (15120050)

KOMPETENSI DASAR
KOMPETERNSI DASAR


3.7 Mendeskripsikan dan menentukan hubungan antar satuan baku untuk panjang, berat, dan waktu yang umumnya digunakan dalam kehidupan sehari-hari
3.8 Menjelaskan dan menentukan luas dan volume dalam satuan tidak baku dengan menggunakan benda konkret
3.9 Menjelaskan simetri lipat dan simetri putar pada bangun datar menggunakan benda konkret
4.7 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan hubungan antarsatuan baku untuk panjang, berat, dan waktu yang umumnya digunakan dalam kehidupan sehari-hari
4.8 Menyelesaikan masalah luas dan volume dalam satuan tidak baku dengan menggunakan benda konkret
4.9 Mengidentifikasi simetri lipat dan simetri putar pada bangun datar menggunakan benda konkret


KELAS 3 SEMESTER 2

  1. Neneng Zuliasih              (15120016)
  2. Durrotun Nashihah         (15120022)
  3. Rizma Vira Artika           (15120046)
  4. Dimas Budy P                (15120474)

KOMPETENSI DASAR
KOMPETENSI DASAR
3.10 Menjelaskan dan menentukan keliling bangun datar
4.10 Menyajikan dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan keliling bangun datar
3.11 Menjelaskan sudut, jenis sudut (sudut siku-siku, sudut lancip, dan sudut tumpul), dan satuan pengukuran tidak baku
4.11 Mengidentifikasi jenis sudut, (sudut siku-siku, sudut lancip, dan sudut tumpul), dan satuan pengukuran tidak baku
3.12 Menganalisis berbagai bangun datar berdasarkan sifat-sifat yang dimiliki
4.12 Mengelompokkan berbagai bangun datar berdasarkan sifat-sifat yang dimiliki

KELAS 4 SEMESTER 1

  1. Dhimas Oeka Aji W       (15120013)
  2. Dian Nur Halimah           (15120027)
  3. Intan Nur F.M                 (15120033)
  4. Novita Wulansari            (15120049)

KOMPETENSI  DASAR
KOMPETENSI DASAR
3.7  Menjelaskan dan melakukan pembulatan hasil pengukuran panjang dan berat ke satuan terdekat
3.8  Menganalisis sifat-sifat segibanyak  beraturan dan segibanya tidak beraturan
4.7  Menyelesaikan masalah pembulatan hasil pengukuran panjang dan berat ke satuan terdekat
4.8  Mengidentifikasi segibanyak beraturan  dan segibanyak tidak beraturan


KELAS 5 SEMESTER 2

1.      Diah Yuliatin ( 15120001)
  1. Weni Murtiningrum ( 15120015)
  2. Bayu Saputra ( 15120023)
  3. Inayati (15120041)

KOMPETENSI DASAR (KD)
KOMPETENSI DASAR (KD)
3.9 Menjelaskan dan menentukan keliling dan luas persegi, persegipanjang, dan segitiga serta hubungan pangkat dua dengan akar pangkat dua
4.9 Menyelesaikan masalah berkaitan dengan keliling dan luas persegi, persegipanjang, dan segitiga termasuk melibatkan pangkat dua dengan akar pangkat dua
3.10 Menjelaskan hubungan antar garis (sejajar, berpotongan, berhimpit) menggunakan model konkret
4.10 Mengidentifikasi hubungan antar garis (sejajar, berpotongan, berhimpit) menggunakan model konkret
3.12 Menjelaskan dan menentukan ukuran sudut pada bangun datar dalam satuan baku dengan menggunakan busur derajat
4.12 Mengukur sudut pada bangun datar dalam satuan baku dengan menggunakan busur derajat

KELAS 5 SEMESTER 1

1. Runtut Hidayati                   (15120005)
2. Mirtha Maulina                     (15120006)
3. Sisvina Dian Cahyani            (15120009)
4. Lolita Dwi Resmiana            (15120031)

Kompetensi Dasar
Kompetensi Dasar
3.3  Menjelaskan perbandingan dua besaran yang berbeda (kecepatan sebagai perbandingan jarak dengan waktu, debit sebagai perbandingan volume dan waktu)
4.3  Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan perbandingan dua besaran yang berbeda (kecepatan, debit)
3.4  Menjelaskan skala melalui denah
4.4  Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan skala pada denah
3.5  Menjelaskan, dan menentukan volume bangun ruang dengan menggunakan satuan volume (seperti kubus satuan) serta hubungan pangkat tiga dengan akar pangkat tiga
4.5  Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan volume bangun ruang dengan menggunakan satuan volume (seperti kubus satuan) melibatkan pangkat tiga dan akar pangkat tiga
3.6  Menjelaskan dan menemukan jaring-jaring bangun ruang sederhana (kubus dan balok)
4.6  Membuat jaring-jaring bagun ruang sederhana (kubus dan balok)

KELAS 5 SEMESTER 2

1.     Ismaul Amalia             (15120007)
2.     Yessy Latifatul L.         (15120028)
3.     Feby Dwi Angrainy      (15120029)
4.     Merliana Dyah N.        (15120037)

KOMPETENSI DASAR
KOMPETENSI DASAR
3.5. Menjelaskan, dan menentukan volume bangun ruang dengan menggunakan satuan volume (seperti kubus satuan) serta hubungan pangkat tiga dengan akar pangkat tiga
4.5. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan volume bangun ruang dengan menggunakan satuan volume (seperti kubus satuan) melibatkan pangkat tiga dan akar pangkat tiga
3.6. Menjelaskan dan menemukan jaring-jaring bangun ruang sederhana (kubus dan balok)
4.6. Membuat jaring-jaring bangun ruang sederhana (kubus dan balok)

KELAS 6 SEMESTER 1

1.  Khafidzoh AsfihanI           (15120008)
 2. Martiya zulfa risty               (15120039)
 3. Melati citra laksono putri    (15120047)
 4. Elisa                                     (15120045)


KOMPETENSI DASAR

KOMPETENSI DASAR
3.4 Menjelaskan titik pusat, jari-jari, diameter, busur, tali busur, tembereng, dan juring
4.4 Mengidentifikasi titik pusat, jari-jari , diameter, busur, tali busur, tembereng, da juring.
3.5 menjelaskan taksiran keliling dan luas lingkaran
4.5 menaksir keliling dan luas lingkaran serta menggunakannya untuk menyelesaikan masalah

KELAS 6 SEMESTER 2

Aminova T.H                          15120035
Nur Tri Atika                          15120040
Dewi Fitri Nur Angraeni         15120048
Febrbbiana Ramandanu          15120072


KOMPETENSI DASAR
KOMPETENSI DASAR
3.6 Membandingkan prisma, tabung, limas, kerucut, dan bola.
4.6 Mengidentifikasi prisma, tabung, limas, kerucut, dan bola
3.7 Menjelaskan bangun ruang yang merupakan gabungan dari beberapa bangun ruang, serta luas permukaan dan volumenya
4.7 Mengidentifikasi bangun ruang yang merupakan gabungan dari beberapa bangun ruang, serta luas permukaan dan volumenya
3.8 Menjelaskan dan membandingkan modus, median, dan mean dari data tunggal untuk menentukan nilai mana yang paling tepat mewakili data
4.8 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan modus, median, dan mean dari data tunggal dalam penyelesaian masalah

Kamis, 17 Agustus 2017

Ujian dan Nikmat




Assalamualaykum warahmatullahi wabarakatuh
Setiap apa yang diberikan oleh Allah adalah nikmat. Banyak hal kecil yang mungkin tidak pernah kita sadari ataupun pura pura tidak kita lihat. Misal nafas yang kita hirup gratis. Bukan hasil beli di rumah sakit. Bisa dibayangkan berapa biaya yang akan kita keluarkan. Lantas nikmat mana lagi yang patut kita dustakan? Mata kita masih bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Saat tidur ia terpejam. Saat terbangun pun ia terbuka. Saat terkena debu ia memejam lagi. Bayangkan saja bila mata habis fungsinya kemudian terpejam terus atau terbuka. Bagaimana?. Banyak sekali hal-hal yang patut kita syukuri. Saking terbiasanya sampai kita tidak terasa kan? Bagaiamana lagi kita tidak bersyukur?
Mungkin saja hari ini ada yang sedang dihadapkan dengan masalah.
Mungkin saja hari ini ada yang kehilangan seseorang yang amat kita cintai.
Mungkin saja hari ini ada yang sedang kehilangan pekerjaanya.
Atau
Barangkali hari ini yang yang sedang jatuh dan terpuruk.
Dengan segala kerumitan-kerumitan yang terjadi itu adalah bahwa Allah mencintaimu. Itu merupakan kode dari Allah bahwa Dia rindu kepadamu. Rindu kau bercinta denganNya. Rindu saat kau mengambil beberapa waktu tidurmu untuk Allah. Percayalah bahwa ketika kamu menomorsatukan Allah, maka Allah akan memberikanmu cahaya. Cahaya di dunia dan di akherat kelak. Aamiin
Adapun ketika segala hal yang buruk terjadi, acapkali karena diri kita sendiri. Mungkin saja kita telah lalai terhadap kewajiban kewajiban yang Allah tetapkan. Barangkali karena lisan kita masih banyak orang-orang yang tergoreskan hatinya. Ataukah dengan laku kita masih menyakiti hati orang lain. Atau barangkali kita masih sering melakukan dosa dan maksiat hingga belum diijabahnya doa doa kita. Baiknya tetap muhasabah (instrospeksi) diri. Jangan lantas menyalahkan Allah atau berkata bahwa tak lagi sayang.
Nikmat dan ujian adalah dua hal yang hampir sama. Bagaimana tidak? Ujian terbentuk dari masalah masalah supaya kita lebih dekat kepada Allah. Sedang nikmat adalah cara Allah apakah kita tetap bersyukur atau bahkan mengkufuri nikmat tersebut.
Bagaimana nikmat juga di sebut ujian? Pernahkan engkau mendengar berita bahwa kecelakaan banyak terjadi di jalan tol? Bukan dijalan yang berkerikil? Bukankan dengan jalan yang berkerikil orang lebih bisa berhati hati dan banyak orang lalai dengan jalan rata nan halus. Nah begitupun dengan nikmat nikmat yang Allah berikan. Terdang diri lalai dengan apa yang sepatutnya kita syukuri.
Allah berfirman:
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim [14]: 7)
Maka sebagai penutup, musibah dan kebahagiaan adalah ujian serta nikmat. Dapat dikatakan ujian supa diri lebih mendekatkan diri kepada Allah dan dipandang sebagai nikmat ketika kita dapat mensyukuri segala yang telah Allah berikan.
Bersyukurlah, maka kamu akan mendapatkan kebahagiaan. Karena syukur adalah caramu bahagia. Bukan bahagia agar kamu bersyukur.
Wassalamualaykum warahmatullahi wabarakatuh

Rabu, 16 Agustus 2017

Nikmat Hidayah




Allah Ta’ala berfirman,

أَفَمَنْ شَرَحَ اللَّهُ صَدْرَهُ لِلْإِسْلَامِ فَهُوَ عَلَىٰ نُورٍ مِنْ رَبِّهِ ۚ فَوَيْلٌ لِلْقَاسِيَةِ قُلُوبُهُمْ مِنْ ذِكْرِ اللَّهِ ۚ أُولَٰئِكَ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍ

Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk (menerima) agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang membatu hatinya)? Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata.” (QS. Az-Zumar: 23)
Hidayah adalah nikmat terindah yang allah berikan kepada manusia. Betapa tidak? Kita yang awalnya berada dalam jalam kesesatan dan kegelapan allah tunjukkan jalan yang terang. Jalan yang lurus. Bukankah itu suatu nikmat?
Salah banyak dari kita pernah memiliki masalalu yang mungkin itu adalah perjalanan hidup yang berat. Perjalanan yang kelam. Sampai sampai kitapun tak pantas diberikan ampunan oleh Allah. Tapi Allah Yang Maha Baik, Maha membolak balikkan hati. Siapa yang tahu? Terasa pernah berada di dalam kubangan dosa. Setiap saat melakukan dosa dan maksiat namun tak sedikitpun hati tergerak untuk takut kepada Allah. Hingga suatu saat Allah menegur dengan cara yang tidak mampu kita sangka sangka. Sampai sampai tak bisa berkata apa-apa. Percayalah itu merupakan terugar keras dari Allah. Atau bahkan itu adalah adzab atas dosa-dosa yang telah kita lakukan. Apakah kita masih enggan untuk bertaubat sedang Allah sudah tunjukkan JalanNya.
Hidayah itu milik Allah. Bukan milik kita sebagai hamba. Hamba tetaplah hamba. Hamba tak bisa menjadi Tuhan ataupun berlagak seolah olah menjadi Tuhan. Kita tidak mampu memberikan hidayah kepada manusia. Imam Syafi'i pernah mengatakan “ Jika hidayah itu dapat kubeli,akan kubeli berkeranjang-keranjang. Dan akan berikan kepada orang-orang yang aku cinta.” Begitulah nikmatnya hidayah. Tapi kita tak memiliki kuasa untuk memilikinya. Seseorang yang sudah merasakan nikmatnya hidayah pasti enggan untuk beranjak. Karena pada saat itu terasa bahwa Allah mencintai dia sedalam-dalamnya. Dan dia juga mencintai Allah sedalam-dalamnya. Lebih dan lebih dari manusia yang lain. Dan lebih dari apapun. Apapun itu.
Hidayah itu datangnya kapan saja. Mungkin pada saat kamu sedang mencari apa yang kamu cari dalam kehidupan ini. Atau pada saat kamu tersakiti oleh harapan harapan yang membuatmu jatuh lantas engkau tak tahu harus kepada siapa kamu mengadu. Maka pada saat itu kamu dating kepada Allah dengan segala keluh kesah. Sebenarnya saat saat inilah yang Allah rindukan. Saat-saat kamu menyisihkan waktu tidur lelapmu untuk bencinta denganNya. Maka nikmat manalagi yang kamu dustakan?
Ketika seseorang belum Allah berikan hidayah, bukan lantas kita untuk mencemooh, menghujatnya bahkan mengatakan bahwa diri kitalah yang lebih baik daripadanya. Mungkin saja saat ini orang yang membangkang segala perintah Allah akan menjadi seseorang yang paling dekat dan paling disayangi oleh allah. Wallahu a’lam. Pernah kita mendengar cerita tentang seseorang ingin membunuh rasullah kemudia dia menjadi pembelanya dan dikuburkan disisi Rasulullah. Ialah Umar bin Khattab. Atakah seseorang yang menentang Allah kemudian menjadi pedangnya Allah? Dialah Khalid bin Walid. Demikian adalah salah dua dari sahabat Rasul yang Allah berkan hidayah. Kita yang telah mendapatkannya jangan lantas menjadi seseorang yang angkuh. Seseorang yang merasa bahwa diri sudah baik. Jika kita merasa demikian. Jika kita telah merasa bahwa diri kita adalah orang yang baik, lantas apalagi yang akan diperbaiki oleh diri kita. Sulit sekali diberikan masukan. Sulit sekali diberikan saran. Naudzubillahi min dzalik😭. Jangan sampai ya saudariku.
Untuk seseorang yang belum berhijrah, rangkullah dia. Ajak kedalam kebaikan dan terus doakan. Maka Allah akan membukakan hatinya. Insyaallah. Jangan pernah jadi muslimah yang sok shalihah. Yang merasa baik kemudian berkumpul hanya dengan selevelnya saja. Ingat, amalan bisa jadi gugur karena kesombongan dan dosa juga dapat gugur karena pertaubatan. Allah menilai pada akhinya. Bukan di awalnya.





 

DIARY AMATIRAN Template by Ipietoon Cute Blog Design